07 June 2020

Masalah



Hai, antum semua! Punya kabar apa hari ini? Tentu punya kabar baik. Paling tidak kita anggap baik-baik. Bukankah Kalau ada problem yang memusingkan, kita sudah terlatih untuk guyon dan cekikikan. Dan bukankah juga kita sejak kecil sudah diajari untuk berbohong, dan selalu menyalahkan kodok bila kita sedang terjatuh. Entah itu berbohong kepada orang lain atau diri kita, demi menghibur diri sendiri.

Bagaimana rasanya hidup saat ini? Makan apa hari ini? Atau mungkin makan siapa hari ini? Lebih gampang atau makin susah? Sudahkah antum menyaur utang? Yang sudah punya anak, bagai mana kabarnya? Ajaklah anak-anak antum berbicara sesering mungkin, sebab kalau mereka besar kelak keadaan tidak semakin gampang.

Semakin lama semakin banyak masalah, seperti semakin banyak alat kedokteran berkembang maju semakin maju pula model-model penyakit. Apakah itu kesengajaan atau ketidak sengajaan? Atau itu tamparan-tamparan Tuhan kepada akal pikiran kita. Tuhan berkata: 'Apakah tak kau pikirkan beribu-ribu ayat-Ku? Apakah tak kau gunakan akalmu untuk membangun kekhalifahanmu di bumi?'.

Berpuluh, bahkan beratus kali Tuhan 'menampar' akal pikiran kita. Setiap orang bertarung melawan masalah. Tuhan tak mengodratkan masalah-masalah itu, diserahkan kembali kepada-Nya[]

17 May 2020

Benar-benar yatim atawa diyatimkan?


Akhir-akhir ini sebagai bangsa, kita merindukan sesuatu yang harmonis dan menenangkan. Orang-orang amat sibuk oleh kerja, gengsi serta derita. Tak pernah berkesempatan untuk mencari siapa sebenarnya dirinya. Sehingga lupa akan sebagian hartanya untuk siapa. Ada juga yang sampai lupa keluarga, bahkan anaknya.

Di dunia ini, Allah memuliakan beberapa hamba-hambanya dengan menakdirkan sebagai anak-anak yatim. Setiap muslim wajib menyantuni anak-anak yatim, baru kemudian orang-orang miskin. Itulah tanda-tanda kemuliaan yang diberikan oleh Allah kepada anak-anak yatim.

Akan tetapi, adapaun di dunia yang dikatakan maju dan modern ini sebagian pekerjaan penting manusia-manusia malah meyatimkan anak-anaknya. Mereka sibuk bekerja hingga menjadikan anak-anak mereka teryatimkan. Kapan saja anak-anak yang tidak memperoleh perhatian, cinta kasih, dan santunan dari orang tuanya, pada waktu-waktu itu dia menjadi yatim.

Kalau bapaknya sibuk rapat, ibunya sibuk arisan, kalian bisa lihat setiap jam berapa anak yang diyatimkan. Kemudian dari anak-anak yang diyatimkan tersebut lantas mencari orang tuanya di dunia abstrak. Mereka mencari dimana mereka tak tahu harus mencari kemana. Sehingga ada yang dijalanan, tidak tau batas baik dan buruk, dan parahnya membuat mereka tidak bisa menghargai sesama manusia.

Betapa melimpahnya anak-anak yatim di sekitar kalian. Entah benar-benar yatim atawa diyatimkan. Jika bisa kalian bantu, maka bantulah. Jika bisa kalian santuni, maka santunilah. Jika kalian ingin ikut merasakan keyatimannya, maka rasakanlah. Tapi setidaknya ber-dzikir-lah untuk mengingat mereka.


10 May 2020

Berita


Dizaman sekarang ini yang penuh permusuhan dan perfitnahan, kita harus kendalikan ucapan, perbuatan serta pikiran. Kita sedang berada dizaman yang terlalu nyaman, tapi bagai berjalan ancik-ancik ri. Waspadalah, waspadalah, waspadalah!.

Media-media selalu memberitakan yang belum tentu benar. Banyak bumbu-bumbu serta lauk-pauk yang bermacam dicampurkan ke berita agar menarik dan mendapat sanjungan pelanggan. Sehingga timbulah fitnah, permusuhan serta perpecahan dan saling menjatuhkan.

Disini internet memang bagus untuk membantu berkomunikasi dan penyebaran berita , tapi sangat buruk untuk pembangunan mental manusia. Maka dari itu kita harus mampu mendidik untuk mengendalika  diri.

Ingat, saat kita membuat berita untuk melemahkan sama dengan menendang untuk menjatuhkan, dan saat itu pula kita dalam posisi berdiri dengan satu kaki. Dengan itu malah kita memiliki banyak kesempatan untuk dijatuhkan.

Walhasil, cara jitu dan ampuh untuk menghadapi keadaan saat ini ialah dengan seperti ekspresi pada gambar!. Tenang. Santai. Kendalikan keadaan. Tinggalkan kehidupan yang ruwet dan rumit. Serta jangan lupa, ajak untuk tertawa. Jadikan semua yang membuat bingung itu menjadi kenikmatan.

Walaupun terkesan sulit karna setiap sifat seseorang berbeda, tapi saya yakin, kita pasti bisa.~